Mengurus Dokumen

Setelah mendapat Host Family di negara tujuan, langkah selanjutnya adalah mengajukan aplikasi VISA. Untuk negara Swedia sendiri mengurus visa Au pair sangat lah mudah. Kalian hanya perlu mengajukan aplikasi secara online di website imigrasi Swedia. Jika semua dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap, kalian hanya perlu melampirkan scan/foto semua dokumen dan mengisi data-data yang diperlukan dalam formulir yang ada di website untuk mengajukan visa Au pair. Proses pembayarannya pun dilakukan secara online dengan kartu kredit berlogo VISA atau Mastercard. Tahun 2015, ketika saya mengajukan aplikasi visa untuk Au pair di Swedia biayanya adalah 1000 SEK (Sekitar Rp 1.600.000)

Dokumen-dokumen yang dibutuhkan:
    • Passport
    • Kontrak kerja (Dikirim oleh Host family)
    • Bukti pendaftaran kursus bahasa Swedia di kota tujuan (Dikirim oleh Host family)
Setelah semua dokumen dilampirkan, kalian juga masih perlu mengisi data-data dalam formulir seperti motivasi menjadi au pair, rencana setelah selesai Au pair dsb. Tidak perlu khawatir, isi saja semua data-data yang dibutuhkan dengan jujur dan apa adanya.

Setelah proses pembayaran selesai, kalian akan mendapatkan Control Number yang dapat kalian gunakan untuk mengecek status aplikasi. Walaupun di website tertera waktu yang dibutuhkan adalah 2-4 bulan, proses pengajuan Visa Au pair untuk Swedia semakin panjang sekarang ini. Saya sendiri membutuhkan waktu 5,5 bulan hingga mendapat kabar bahwa aplikasi Visa Au pair saya diterima. Harus kalian catat, di Swedia ada 2 libur panjang yaitu libur musim panas dan libur musim dingin (Christmas) dimana sebagian besar pegawai imigrasi akan mengambil jatah libur mereka, sehingga proses visa pun semakin panjang.

Pihak imigrasi Swedia akan mengirim email bahwa aplikasi kalian sudah selesai diproses, dan kalian akan diminta untuk menghubungi kedutaan Swedia yang ada di Indonesia untuk mengetahui apakah aplikasi Visa kalian diterima atau ditolak. Setelah menghubungi kedutaan besar Swedia di Indonesia melalui telepon, kalian harus segera membuat janji di kedutaan besar Swedia yang ada di Jakarta untuk pengambilan sidik jari dan foto yang dibutuhkan untuk proses pembuatan kartu resident permit. Setelah proses pengambilan sidik jari dan foto, kalian hanya tinggal menunggu sampai resident card kalian dapat diambil, waktu yang dibutuh kan kira-kira 1 sampai 2 minggu. Lagi, setelah imigrasi mengirim kabar bahwa resident permit (visa) kalian sudah dapat diambil, kalian harus tetap membuat janji untuk mengambilnya.

  • Keberangkatan
Kalian tentunya sudah harus mulai mencari-cari tiket pesawat ke negara tujuan. Dulu, karena kota tujuan saya adalah Malmö di Swedia, saya memilih untuk terbang ke kota Copenhagen di Denmark. Dari Copenhagen saya lalu melanjutkan perjalanan ke Malmö dengan kereta yang kira-kira menghabiskan waktu sekitar 30 menit. Karena Swedia termasuk negara Schengen, Resident permit kalian dapat digunakan di seluruh negara Schengen. Copenhagen dan Malmö pun hanya dipisahkan oleh jembatan Øresund. Dari Copenhagen airport pun ada akses langsung kereta menuju Malmö. Tentunya lebih praktis daripada mendarat di Malmö Airport yang jaraknya kurang lebih 1 jam menggunakan bus.

Untuk maskapai sendiri, saya menggunakan Etihad airlines dengan 2 kali transit, di Abu Dhabi dan Dusseldorf sebelum mendarat di Copenhagen. Tidak ada masalah apapun selama penerbangan. Ingat untuk berpakaian sesuai dengan musim, karena pada saat musim dingin, suhu disini sangatlah dingin.

Semoga bermanfaat, jika ada pertanyaan silahkan tarus di kolom komentar di bawah ini. Saya akan membuat postingan khusus untuk pertanyaan-pertanyaan yang masuk.

Thank you for reading :)
Ira